
Panduan Desain File Laser Cutting Akrilik: Kerf, Bridge, Min Detail
Belajar menyiapkan file desain untuk laser cutting akrilik: format vektor, outline teks, mengukur kerf, memilih min detail, dan menaruh bridge agar potongan kecil tidak hilang.
Kenapa Desain File Menentukan Hasil Potong Akrilik
Banyak pesanan laser cutting akrilik gagal bukan karena mesinnya, tapi karena file yang dikirim belum siap pakai.

File vektor dengan teks yang belum diubah menjadi garis, lubang yang terlalu kecil untuk ketebalan lembar, atau sudut dalam yang tajam bisa membuat potongan meleleh, patah, atau lepas dari lembar.
Pengerjaan yang rapi dimulai dari file yang benar, jauh sebelum kepala laser menyala.
Untungnya aturan dasarnya cukup sederhana dan sudah dipakai luas oleh banyak workshop.
Pemahaman soal kerf, ukuran fitur minimum, dan bridge akan menghemat satu sampai dua kali percobaan.
Format File: Vektor, Bukan Bitmap
Mesin laser cutting tidak bisa membaca gambar raster.
Bitmapa tersusun atas pixel, sehingga saat diperbesar tepinya pecah dan tidak ada batas matematis yang bisa dibaca mesin. Karena itu gambar beresolusi rendah harus diubah ke vektor terlebih dahulu, misalnya memakai Inkscape yang gratis, lalu disimpan ulang sebagai vektor.
Format yang paling umum diterima adalah DXF, DWG, SVG, AI, dan PDF vektor. Semua format tersebut menyimpan garis dan kurva sebagai objek yang bisa dibaca software laser, sedangkan bitmapa hanya boleh dipakai sebagai bahan acuan visual, bukan sebagai sumber bentuk.
Teks Harus Di-Outline dan Di-Stencil
Aturan yang paling sering dilanggar adalah mengirim teks dalam bentuk teks.
File seperti ini akan ditolak sistem otomatis karena tidak ada garis potong yang bisa dibaca. Huruf dan angka harus dikonversi menjadi garis atau outline terlebih dahulu sebelum dikirim.
Teks yang dipotong perlu di-stencil, yaitu diberi jembatan kecil yang menghubungkan bagian berlubang ke bentuk luar, mirip huruf cetak pada stempel.
Tanpa jembatan, bagian tengah huruf seperti pada huruf "O" akan jatuh dan hilang sehingga bentuk desain tidak utuh. Karena proses manual ini membosankan, beberapa font sudah tersedia dalam format stencil atau sudah berb bridge siap pakai.
Kerf: Lebar yang Terbakar dan Hilang
Kerf adalah strip material yang hilang saat dipotong.
Pada mesin fiber, lebarnya sekitar 0,1-0,3 mm tergantung material dan ketebalan, dan garis potong berada tepat di tengah garis yang Anda gambar. Untuk akrilik dengan mesin CO2, rentang kerf umumnya lebih lebar, sekitar 0,1-1,0 mm, tergantung daya, kecepatan, dan ketebalan material. Lebar kerf juga bertambah seiring bertambahnya ketebalan material, sehingga kode yang sama bisa menghasilkan ukuran berbeda pada lembar yang lebih tebal.
Konsekuensinya, lubang hasil potongan sedikit lebih besar, sementara pin atau kaki sedikit lebih kecil dari ukuran nominal, karena setengah kerf diambil dari masing-masing sisi. Untuk kebutuhan fabrikasi umum, selisih ini masih masuk toleransi. Untuk bagian yang butuh pas rapat atau fit yang sangat presisi, tidak perlu meng-offset sendiri, cukup sampaikan dimensi kritis ke workshop dan biarkan mesin yang mengompensasi.
Dua garis potong juga tidak bisa berdekatan lebih dekat dari satu lebar kerf, jika tidak keduanya menyatu menjadi satu.
Inilah yang memberi batas minimum praktis pada web atau slot tipis, dan dua garis yang terlalu berdekatan bisa saling menyatu menjadi satu lubang.
Min Detail: Lubang dan Slot Setebal Lembar
Aturan paling berguna dalam desain laser: semakin tebal material, semakin besar fitur terkecil yang masih bisa ditahan.
Detail yang mudah dipotong pada 1 mm menjadi sulit di 10 mm. Dua pedoman berikut mencakup sebagian besar kasus.
Pertama, diameter lubang minimum sebaiknya sama dengan ketebalan material.
Lubang yang jauh lebih kecil dari lembar yang dipotong menghasilkan tepi buruk dan dimensi yang meleset.
Pada baja 5 mm, lubang sebaiknya 5 mm ke atas.
Kedua, lebar slot atau web minimum sebaiknya sama dengan ketebalan material.
Slot 6 mm pada plat 6 mm aman, sedangkan slot 1 mm pada plat 6 mm tidak.
Hal yang sama berlaku pada dinding yang tersisa di antara dua fitur yang berdekatan.
Untuk akrilik, satu workshop menetapkan default 1 mm sebagai detail minimum dan 2,5 mm sebagai lebar bridge minimum, sedikit lebih lebar dari kayu karena hasil potong akrilik yang sudah dingin lebih rapuh. Bentuk kecil runcing akan meleleh dan kehilangan ujung, jadi apa pun di bawah 1 mm sebaiknya dibulatkan atau dihapus.
Sudut dalam yang tajam pada bagian tipis sebaiknya dihindari karena menjadi pemusat beban yang bisa retak saat pengiriman. Untuk sudut dalam, tambahkan fillet sekitar 0,5 kali ketebalan material, atau gunakan relief notch sederhana.
Bridge dan Tab: Menjaga Potongan Kecil Tetap di Tempat
Ketika sebuah bagian atau fitur internal sudah terpotong sepenuhnya, bagian itu bisa jatuh ke dalam mesin atau terangkat ke kepala laser.
Sebagian besar bagian aman, tapi ada dua kondisi yang butuh bridge atau micro-tab.
Kondisi pertama adalah bagian kecil atau ringan seperti ringkasan kecil, garis huruf tipis, atau ornamen halus yang bisa jatuh ke bed atau bergeser lalu terpotong ulang. Kondisi kedua adalah pulau internal lepas seperti bagian tengah huruf "O" atau cincin yang jatuh tanpa bridge.
Lebar bridge umumnya 0,3-1,0 mm sebagai segmen pendek yang sengaja tidak dipotong.
Untuk akrilik, beberapa workshop bahkan menolak bridge di bawah 2,5 mm karena akrilik yang sudah dingin mudah patah.
Bridge biasanya diletakkan di tempat yang paling tidak terlihat, yaitu di sudut cekung atau sepanjang lintasan lurus, lalu bisa dipoles atau dihapus dengan penghalusan singkat setelah pemotongan.
Jika Anda mengirim file ke workshop, cukup tandai bagian mana yang tepinya harus bersih tanpa bridge, karena sebagian besar tempat menambahkan bridge secara otomatis saat peninjauan file.
Tips Praktis Sebelum Kirim File
Gambar pada ukuran nominal.
Anda tidak perlu meng-offset kerf sendiri, cukup sebutkan dimensi kritis yang perlu presisi.
Jauhkan lubang dari tepi dan dari garis tekuk, minimal satu kali ketebalan material.
Lakukan uji coba material baru.
Material dengan titik leleh rendah bisa mengalami pelelehan lokal di antara garis potong yang berdekatan, jadi uji material bila desain memang butuh jarak sangat rapat.
Pilih material dengan benar.
Untuk akrilik, jenis cast umumnya memberi tepi potong lebih bening seperti hasil api dan hasil engraving lebih kontras dibanding extruded yang lebih murah tetapi cenderung keluar dari bed dengan tepi lengket dan rawan retak.
File laser cutting yang baik bukan yang paling rumit, tapi yang paling siap mesin: vektor bukan bitmap, teks sudah diubah menjadi garis dan di-stencil, ukuran fitur lebih besar dari ketebalan material, sudut dalam diberi fillet, dan bagian kecil diberi bridge.
Pola ini konsisten di banyak workshop dan platform manufaktur karena bukan soal selera, tapi konsekuensi langsung dari cara material ini dipotong.
FAQ
Apakah harus meng-offset kerf sendiri di file?
Tidak.
Gambarlah pada ukuran nominal dan sampaikan dimensi kritis yang perlu presisi ke workshop; mereka yang mengompensasi kerf di mesin.
Berapa lebar bridge yang aman untuk akrilik?
Untuk akrilik, 2,5 mm adalah angka yang lebih aman karena akrilik yang sudah dingin rapuh; 0,3-1,0 mm adalah rentang umum bridge di mesin fiber.
Apakah sudut dalam tajam selalu bermasalah?
Sudut dalam tajam adalah pemusat beban yang bisa retak pada bagian tipis, terutama saat pengiriman.
Tambahkan fillet sekitar 0,5 kali ketebalan material untuk hasil potong lebih bersih dan tegangan lebih rendah.
Format file apa yang harus dikirim?
Vektor seperti DXF, DWG, SVG, AI, atau PDF vektor.
Bitmapa harus diubah ke vektor terlebih dahulu, misalnya dengan Inkscape.
Mengapa file teks saya ditolak?
Karena teks dikirim dalam bentuk teks, bukan garis.
Teks harus diubah menjadi outline, dan teks yang dipotong harus di-stencil dengan bridge agar bagian berlubang tidak jatuh.
Artikel Terkait
Cara Membuat Akrilik 3D Layer: Teknik Tumpuk, Perekat, dan Presisi Rapi
Pelajari panduan praktis membuat plakat dan signage akrilik 3D layer dengan teknik tumpuk presisi, pemilihan perekat tanpa noda, serta toleransi potong laser yang rapi untuk workshop kreatif.
Cara Laser Engraving Akrilik: Setelan, Teknik, dan Hasil yang Rapi
Laser engraving akrilik punya setelan sendiri: mulai dari power 10-20% pada CO2 60 W, cara menjaga fokus, peran air assist, sampai tanda hasil gagal yang paling sering terjadi.
Cara Merekat Akrilik: Panduan Cementing agar Sambungan Bening dan Kuat
Merekat akrilik bukan soal menempel dua keping plastik, tapi soal solvent welding. Ini pilih cement, siapkan tepi, teknik kapiler, dan kesalahan yang bikin sambungan retak.